Selasa, 03 Mei 2016

Sepenggal Harapan untuk hati yang masih membekas

Kau ajak aku memasuki duniamu..
Kau ajarkan aku tentang banyak hal,
Tentang arti dari perjalanan panjang kehidupan .
Perlahan kau rubah aku menjadi orang yang jauh lebih baik,
dan aku pun berubah sesuai dengan apa yang kau ingin kan .
Semua berjalan begitu sempurnanya..
Tidak sedikit waktu yang kita habiskan untuk bersama bahkan aku sudah lupa waktu kapan kita saling mengenal.

Berjalannya waktu kita mulai menemukan perbedaan - perbedaan diantara kita,
Aku merasa kita masih seperti orang lain dan tampak asing dengan hubungan ini,
Kita masih punya jarak
Yahh.. !!!
Bagiku sebuah jarak, yang membuat hubungan ini terasa asing .
Kau selalu berpikir dengan Logika dan Ego mu sedangkan aku selalu berpikir dengan hati dan Perasaanku..
Kita tidak bisa mememukan titik puncak masalah kita .
Akhirnya kita selalu menghabiskan waktu dengan berdebat, yang bagiku itu tidak penting .
Aku mulai tidak bisa menyeimbangin hubungan kita, karena arah dan tujuan kita selalu bertolak belakang,
Awalnya aku berusaha untuk menerima semua ini  karena bagiku ini adalah sebuah komitmen.

Aku masih bertahan...
Menunggu perubahan real darimu,
Menunggumu dan bersabar , sampai pada satu titik jenuh itu,  aku menyeraah !!! 
Aku tidak bisa bersabar dan menunggu lebih lama lagi,
Aku terlalu banyak menuntut dengan hubungan ini,
Dan sedangkan kau selalu meminta ku untuk bersabar .
Kau pun hampir menyerah menghadapiku sikap ku..
Tapi kau selalu berusaha untuk mempertahankannya,
Kau selalu berusaha memintaku agar aku tetap bertahan dan bersabar .

Sampai pada akhirnya aku memutuskan untuk menyerah..
Kau tetap kokoh dengan pendirianmu dan aku pun begitu, 
Cinta ini berakhir .

"Andaikan waktu itu aku tau jalannya akan sepait ini, aku lebih memilih tidak menjalin hubungan dengan mu lebih jauh lagi . Bukan berarti aku menyesal, dengan hubungan yang telah kita jalanin,
Tapi dengan ada hubungan ini kita tak saling tegur sapa lagi bahkan menoleh pun kau tidak,
Kita seperti orang asing setiap bertemu, padahal dulu kita begitu dekatnya, itu yang membuat aku semakin sakit..
Yang aku sesalin kenapa tuhan memisahkan kita dengan cara yang membuat aku sesakit ini ?"

"just because of the different way of life, it makes our love ends" 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar